Home » » 3 Prestasi dan Keberhasilan Kabinet Sukiman dan Penjelasannya

3 Prestasi dan Keberhasilan Kabinet Sukiman dan Penjelasannya

Posted by Contoh Usaha Kecil Kecilan Dirumah on Monday, September 20, 2021

Prestasi dan keberhasilan kabinet sukiman suwiryo tidaklah begitu mencolok seperti kabinet setelah setelahnya. Sebab kabinet ini lebih fokus melanjutkan progam kabinet sebelumnya, yaitu kabinet natsir. Latar belakang pembentukan kabinet ini, diawali dengan Presiden Soekarno yang menunjuk Sartono (Ketua PNI) menjadi formatur. Sartono hampir satu bulan membentuk kabinet koalisi antara PNI dan Masyumi, namun gagal. Presiden Soekarno kemudian menunjukan Sidik Djojosukatro ( PNI ) dan Soekiman Wijosandjojo ( Masyumi ) sebagai formatur. Mereka  berhasil membentuk kabinet koalisi dari Masyumi dan PNI. Kabinet ini dikenal dengan nama Kabinet Soekiman yang dipimpin oleh Soekiman sendiri.

Kabinet Sukiman yang terbentuk kemudian membentuk progam kerja yang fokusnya utamanya melanjutkan progam kabinet natsir yaitu menggiatkan usaha keamanan dan ketentraman. Namun dikabinet ini dipriotitaskan menjamin keamanan dan ketentraman. Artinya lebih mempertahan keamanan  dan ketentraman yang sudah terbentuk. Dari fokus tersebut, tercipta beberapa progam kerja kabinet sukiman sebagai berikut :

Progam Kerja Kabinet Sukim

an

  1. Menjalankan tindakan-tindakan untuk menjamin keamanan dan ketenteraman serta menyempurnakan organisasi alat-alat kekuasaan negara.
  2. Melaksanankan kemakmuran nasional dalam jangka pendek untuk meningkatkan kehidupan sosial dan perekonomian rakyat serta memperbaharui hukum agraria sesuai dengan kepentingan petani
  3. Mempercepat usaha penempatan mantan pejuang dalam lapangan pembangunan
  4. Mempersiapkan dan menyelenggarakan pemilihan umum untuk membentuk dewan konstituante  serta mempercepat terlaksananya otonomi daerah
  5. Menetapkan undang-undang tentang serikat buruh, perjanjian kerja sama (collective arbeidsovereenkomst), penetapan upah minimum, dan penyelesaian pertikaian perburuhan
  6. Menjalankan politik luar negeri yang bebas dan aktif serta menuju perdamaian dunia,
  7. Memasukkan wilayah Irian Barat ke dalam wilayah Republik Indonesia 

Keberhasilan Kabinet Sukiman

Dari beberapa progam kerja kabinet sukiman ada yang berhasil dilaksanankan dan ada yang tidak sama sekali. Namun ada beberapa yang bisa dianggap sebagai prestasi atau keberhasilan kabinet sukiman suwiryo ini, diantaranya :

1 Memperhatikan Usaha Usaha Kecil

Seperti yang dilakukan sebelumnya, kabinet sukiman juga melanjutkan progam pemberian bantuan modal usaha usaha kecil untuk meningkatkan perekonomian nasional. Selain pemberian modal, kabinet juga memberikan peluang import barang dan kebutuhan usaha untuk meningkatkan kinerja dan distribusi produk barang dan jasa. Bedanya, kabinet sebelumnya, lebih terjamin dan lancar.

2. Memerhatikan kaum buruh dan pekerja

Pada era kabinet ini mulai dibahas tentang kesejahteraan buruh dan pekerja. Salah satunya adalah tunjangan hari raya atau THR. Namun pada pelaksanaannya tidaklah demikian mulus. Karena yang mendapatkan THR hanyalahd ari kalangan pamong pradja atau sekarang lebih dikenal dengan Aparatus sipil Negara, ASN/PNS. Buruh hanya mendapatkan ketetapan upah minimum yang setidaknya mendapatkan upah lebih layak dari sebelumnya, sementara THR baru mendapatkan pada tahun 1996 setelah puluhan tahun diperjuangkan.

3. Memperluas pendidikan

Salah satu sarana menuju kemakmuran adalah hak menerima pendidikan yang layak. Pada era kabinet sukiman antara tahun 1951-1952 ada beberapa universitas dibangun, begitu juga jenjang pendidikan dibawahnya. Universitas yang sudah ada seperti UGM UI diperluas atau ditambah fakultas fakultas baru.

Sebenarnya mungkin ada keberhasilan lain namun tidak terlalu menonjol karena keterbatasan informasi sejarah era parlemnter. Namun ada peristiwa penting pada kabinet sukiman, yang mana menteri luar negeri, ahmad subardjo menyepakati Nota Keuangan dengan Duta Besar Amerika Serikat Merle Cochran.Nota keuangan tersebut,  berisi tentang pemberian bantuan ekonomi dan militer dari pemerintah Amerika kepada Indonesia berdasarkan ikatan Mutual Security Act (MSA).

 Pada kesepkataan MSA terdapat pembatasan kebebasan politik luar negeri RI yang selama ini menerapkan politik bebas aktif. RI diwajibkan memperhatiakan kepentingan Amerika. Tindakan kabinet Sukiman tersebut dipandang telah melanggar politik luar negara Indonesia yang bebas aktif karena lebih condong ke blok barat. Padahal Indonesia sendiri merupakan perintis gerakan non blok kedepannya. Hal tersebut yang menjadi faktor kegagalan dan jatuhnya kabinet sukiman.

Begitulah kisah mengenai prestasi dan keberhasilan kabinet sukiman suwiryo pada era demokrasi liberal. Ada berhasilnya, ada juga kegagalannya. Sekian, semoga bermanfaat.

Thanks for reading & sharing Contoh Usaha Kecil Kecilan Dirumah

Previous
« Prev Post

Search

Artikel Terbaru