Home » » Analisa Usaha Ternak Kenari Sangkar Gantung

Analisa Usaha Ternak Kenari Sangkar Gantung

Posted by Contoh Usaha Kecil Kecilan Dirumah on Friday, August 30, 2019

Prospek ternak kenari sebagai usaha menggiurkan sekaligus hobis masih menjadi perhatian ditengah masyarakat pecinta burung kicau. Banyak kabar terdengar mereka tertarik bukan hanya karena burung kenari yang indah dan cantik serta suara yang merdu melainkan kabar kabur mengenai kisah sukses ternak kenari yang berhasil memperoleh keuntungan jutaan rupiah, Bahkan milyaran jika kenari sampai berkali kali juara kontes kicau. Saya juga demikian. Apakah benar mereka yang menangkar kenari bisa mendapatkan keuntungan yang besar?

Analisa Usaha Ternak Kenari
Analisa Usaha Ternak Kenari 

Saya akui memang kenari adalah salah satu jenis burung kicau favorit yang banyak dipelihara masyarakat tanpa memandang kelas ekonomi masyarakat. Kenari diternak dari kalangan tidak mampu sampai pebisnis. Namun banyak fakta menyajikan bahwa mereka sebagian besar memelihara ternak atas dasar hobi atau suka terhadap burung kicau. Mengenai untung tidaknya, mereka tidak terlalu mikir. Untung ya syukur, enggak juga engga papa.

Sebagian lagi menganggap ternak kenari sebagai hobi yang dibayar. Mereka suka burung dan mereka juga suka duit dari penghasilan burung. Nah, bagi anda yang ingin memanfaatkan kenari sebagai ladang bisnis, setidaknya anda itu suka burung dan hobi memainkan burung. Tidak serta merta punya modal, lalu beli. Tidak semudah itu, semua itu butuh perawatan intensif agar kenari bisa menjadi calon juara.

Beternak kenari memang susah susah gampang, gampangkalau kita mau susah payah belajar dan konsisten merawar kenari dan susah kalau dijalankan dengan setengah hati. Butuh banyak pertimbangan untuk memulai usaha penangakaran ternak kenari agar sukses. Pertimbangan pertimbangan itu yang bisa anda jadikan patokan untuk memulainya apa tidak, seperti pertimbangan pertimbangan berikut ini:

Mengenal jenis dan karakteristik Kenari yang mau diternak.

Seperti yang saya sudah singgung dialinea sebelumnya, Jika ingin memanfaatkan ternak kenari untuk usaha, maka kewajiban anda adalah mengenal lebih jauh mengenai kenari dan karakteristiknya. Jenis kenari yang ada di Indonesia itu cukup banyak, dari lokal sampai kenari import, namun yang banyak dipelihara karena sering juara kontes meliputi jenis Kenari Border,Kenari Gloster , Kenari Norwich Kenari Cinnamon, Kenari Yorkshire., Kenari Lancashire., Kenari Waterslager, Kenari Fife Fancy,, Kenari Scotch Fancy, Kenari Roller, Kenari Crest , Kenari Frill Kenari Spanish Timbrado Kenari American Singer, Kenari Lizard dan  Kenari Belgian Fancy.

Dari sekian banyak jenis bisa anda pilih satu dan kenali lebih jauh mengenai karteriteristik seperti tingkah laku, warna bulu dll. Selain mengenal karateristik burung, anda juga harus paham soal harga pasaran kenari baik dipasar maupun penagkar agar tida terjadi kesalahan membeli burung yang dianggap berkualitas namun hanya krecean.

Memahami seluk beluk perawatan kenari

Ya, sebagai peternak tentunya kita harus memahami betul bagaimana cara merawat kenari dengan benar agar bisa menghasilkan kenari kenari keturunan yang berkualitas. Namun itu butuh proses. Anda bisa belajar sambil jalan, tapi bagi anda yang sudah pernah memelihara burung pastinya sudah paham secara umum pemeliharaan kenari.

Perawatan kenari meliputi dari pemberian pakan, perjodohan, pemeliharaan anak, pengendalian penyakit dan sampai pada pemasaran. Sekali lagi, jika and pemula anda bisa membaca artikel lengkap mengenai panduan cara ternak kenari : Baca : Petunjuk ternak kenari untuk pemula

Konsisten terhadap perawatan kenari

Bagi anda yang nyambi usaha atau istilah lainnya ternak kenari dijadikan usaha sampingan dirumah, anda harus bisa mengatur waktu untuk perawatan walau hanya sekedar memberi pakan. Anda harus konsisten meluangkan waktu anda dalam perawatan kenari, karena yang anda pelihara adalah burung yang susah diajak bicara. Kalau laper sakit bunyinya sama. Iya kan ? untuk mengetahuinya tentu kita harus rajin mengontrol.

Modal ternak kenari dari awal sampai menghasilkan keturunan untuk dijual

Ada beberapa jenis modal yang harus disediakan diawal untuk bibit dan sangkar, sedangkan pakan bisa menyesuaikan kebutuhan kenari kedepannya. Berikut rincian modal ternak yang dibutuhkan :

Beli 1 sangkar gantung t Rp 40. 000
1 pasang induk siap jodoh warna standar Rp 800. 000
Jumlah Rp 840. 000

Biaya operasional  :

Pakan 6 Kg @ Rp 10. 000 Rp 60. 000/thn
Sawi + gambas lebih kurang Rp 30. 000/thn
Telur puyuh Rp 35. 000/thn
Jumlah modal tak terduga Rp 125. 000/thn
Total modal  Rp 965. 000

No
Modal Awal
Biaya
1
Pembelian sangkar ternak
4 buah, @Rp60.000,00
<![if !supportLineBreakNewLine]>
<![endif]>
Rp 240.000,00
2
Pembelian 4 ekor indukan kenari betina standart jenis Yokshire, @Rp 900.000,00
Rp 3.600.000,00
3
Pembelian 1 ekor indukan kenari jantan standart
Rp 900.000,00
Total Modal
Rp 4.740.000,00
No
Biaya Operasional
Biaya
1
Pakan utama (biji-bijian)
Rp 150.000,00
2
Pakan tambahan (sawi, telur puyuh, apel, dll)
Rp 100.000,00
3
Lain-lain
Rp 200.000,00
Total Biaya Operasional
Rp 450.000,00
Total Biasa keseluruhan
Rp 5.190.000,00
Potensi Pendapatan
Empat ekor indukan kenari betina masing-masing mengahasilkan tiga ekor anak kenari (estimasi setiap dua bulan sekali). Jadi, dihasilkan dua belas ekor anak kenari adalah Rp 600.000,00. Dengan demikian, pendapatan yang diperoleh sebesar 12 xRp 600.000,00

<![if !supportLineBreakNewLine]>
<![endif]>
Rp 7.200.000,00
Keuntungan Per 2 Bulan/ Sekali Panen
Potensi Pendapatan – Total Biaya   Operasional
= Rp 7.200.000,00– Rp 450.000,00
Rp 6.750.000,00
Ya itulah alasan kenapa usaha ternak kenari menggiurkan, dilihat dari analisa usaha nya saja menguntungkan apalagi bila sudah paham sluk beluk pemasaran dan kontes kontes juara, tentu hasilnya akan lebih besar.

Thanks for reading & sharing Contoh Usaha Kecil Kecilan Dirumah

Previous
« Prev Post
window.location.toString();if (uri.indexOf("?m=1","?m=1") > 0) {var clean_uri = uri.substring(0, uri.indexOf("?m=1"));window.history.replaceState({}, document.title, clean_uri);}