Home » » 7 Progam Kerja Kabinet Natsir dan Para Menterinya

7 Progam Kerja Kabinet Natsir dan Para Menterinya

Posted by Contoh Usaha Kecil Kecilan Dirumah on Sunday, August 8, 2021

Setelah Republik Indonesia Serikat, RIS dibubarkan pada tanggal 17 Agustus 1950 dan digantikan oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia, NKRI dengan sistem parlementar. Pemerintahan parlementer, roda pemerintahannya dinahkodai oleh para kabinet. Kabinet pertama yang dibentuk adalah kabinet natsir. Kabinet natsir di pimpin oleh politisi dari partai Masyumi bernama Muhammad Natsir. 

Muhammad natsir merupakan pria kelahiran 17 Juli 1908 Alahan Panjang, Solok, Sumatera Barat. Menurut Catatan Sejarah, Tokoh Masyumi ini adalah salah satu pejuang kemerdekaan). Sementara wakilnya adalah Sri Hamengkubuwana IX, lahir di Yogyakarta pada tanggal 12 April 1912. Ia merupakan sultan  dari Kesultanan Yogyakarta tahun 1940-1988. Beliau pernah menjadi wakil Presiden Indonesia pada tahun 1973-1978 era soeharto. Namun lebih dikenal sebagai bapak Pramuka Indonesia karena keterlibatan aktif di pramuka.



Kabinet natsir memiliki tanggung jawab besar, karena Indonesia baru beralih bentuk negara dari serikat ke kesatuan. Salah satunya adalah tanggung jawab membentuk dewan untuk membuat undang undang baru. Walau pada akhirnya gagal menetapkan UU baru, ada beberapa progam kerja lain, antara lain :

Progam Kabinet Natsir

  1. Mempersiapkan dan menyelenggarakan Pemilihan Umum untuk Dewan Konstituante dalam waktu yang singkat. Pada kabinet natsir Konstituante dibentuk guna membentuk UU baru, karena UUD 1945 adalah UU yang diciptakan secara singkat, perlu adanya UU yang lebih lengkap sesuai bentuk pemerintahan.
  2. Mencapai konsolidasi dan menyempurnakan susunan Pemerintahan serta membentuk peralatan Negara yang bulat berdasarkan Pasal 146 di dalam Undang-Undang Dasar Sementara 1950.
  3. Menggiatkan berbagai usaha untuk mencapai keamanan dan ketenteraman.
  4. Mengembangkan dan memperkokoh kekuatan perekonomian rakyat sebagai dasar bagi pelaksanaan kegiatan perekonomian nasional yang sehat serta melaksanakan keragaman dan kesamarataan hak antara buruh dan majikan. Progam ini juga membuahkan hasil yaitu Sumitro plan. Sumitro plan adalah usaha mengembangkan industri kecil dengan pembiayaan.
  5. Membantu pembangunan perumahan rakyat serta memperluas berbagai usaha untuk meningkatkan kualitas manusia dalam hal kesehatan dan kecerdasan.
  6. Menyempurnakan organisasi Angkatan Perang dan pemulihan mantan anggota-anggota tentara dan gerilya ke dalam masyarakat.
  7. Memperjuangkan dan mengusahakan penyelesaian masalah perebutan wilayah Irian Barat dalam waktu yang singkat. Pada kabinet ini, perundingan demi perundingan mulai guna menemukan titik perjuangan irian barat sebagai Wilayah NKRI.

Susunan Anggota Kabinet Natsir


Progam kabinet natsir akan dijalankan oleh para anggotanya yaitu para menteri dibidangnya masing masing mulai dari 6 September 1950 sampai 27 April 1951. Para anggota kabinet natsir adalah :
  • Perdana Menteri : Mohammad Natsir (Partai Masyumi)
  • Wakil Perdana Menteri : Hamengkubuwono IX (Non Partai)
  • Menteri Luar negeri : Mohammad Roem (Partai masyumi)
  • Menteri Dalam Negeri : Assaat (Non Partai)
  • Menteri Kehakiman : Wongsonegoro (Partai PIR)
  • Menteri Keamanan Rakyat : Abdul Halim (Non Partai)
  • Menteri Keuangan : Syafruddin Prawiranegara (Partai Masyumi)
  • Menteri Penerangan : M.A. Pellaupessy (Faksi Demokraik)
  • Menteri Pertanian : Tandiono Manu (Partai Sosialis Indonesia)
  • Menteri Perdagangan : Sumitro Joyohadikusumo (Partai Sosialis Indonesia)
  • Menteri Sosial : F.S. Haryadi (Partai Katolik)
  • Menteri Pekerjaan Umum : Herman Johannes (PIR)
  • Menteri Kesehatan : Johannes Leimena (Partai Kristen Indonesia)
  • Menteri Perhubungan : Djuanda Kartawidjaja (Non Partai)
  • Menteri Pendidikan dan Kebudayaan : Bahder Djohan (Non Partai)
  • Menteri Agama : Wahid Hasyim (Partai Masyumi)
  • Menteri Negara : Harsono Tjokroaminoto (PSII)
  • Menteri Tenaga Kerja : Panji Suroso (Partai Parindra)
Demikian gambaran mengenai progam kerja kabinet natsir yang belum semua terlaksanakan, karena kabinet ini mengundurkan diri dari pemerintahan. Pengunduran diri karena ada banyak gejolak seperti gerakan APRA, RMS, DI/TII serta gagalnya perundingan dengan belanda dalam pengambilan wilayah irian barat.

Thanks for reading & sharing Contoh Usaha Kecil Kecilan Dirumah

Previous
« Prev Post

Search

Artikel Terbaru